The Concept of Justice As A Requirement For Polygamy According To The Imam Syafi'i Mazhab

Authors

  • Siti Saidatina STAI Rasyidiyah Khalidiyah Amuntai
  • Ahdiyatul Hidayah STAI Rasyidiyah Khalidiyah Amuntai

DOI:

https://doi.org/10.54621/jiaf.v12i2.680

Keywords:

Polygamy, Justice, Imam Syafi'i, Sharia

Abstract

Nothing obligations in Islamic law that dictates his people polygamy, will but Islamic law does not forbid his people for polygamous husband can married one or more people However own condition that is Can fair to his wives. The term polygamy Already No stranger to heard ear, because Already Lots practice polygamy that happened, but that happened problem is No implementation of a sense of fairness in polygamy. A sense of fairness is prioritized in matters polygamous, because mistakes made at home ladder will can trigger dispute between One with others. Draft justice exists a number of opinion from among the ulama. Although there is differences in concepts fair in polygamy will but the ulama remained agreed that polygamous men only can maximum with four wives. This type of research uses library research or can be known as with study bibliography, that is with research various sources of books, Al-Qur'an, Hadith and several trusted journals. From this research, the author find answer about draft justice in polygamy according to Imam Shafi'i Madzhab, namely fair in giving livelihood, fair in giving place stay, and be fair in giving turn to wife.

References

Ahmad, K. (2021). Pemikiran Yusuf Al-Qaradhawi Tentang Nikah Misyar. Purwokerto: Diss. IAIN Purwokerto.

Ainiyah, Q. (2017). Poligami di Indonesia dalam perspektif CEDAW dan mazhab Shafi’i. Ijtihad: Jurnal Wacana Hukum Islam dan Kemanusiaan, 17(1), 61-84.

Aizid, R. (2018). Fiqh Keluarga Terlengkap. Jakarta: Laksana.

Al Rosyid, A. S., & Hidayah, A. (2023). The Concept Of Kafa'ah In Marriage According To The Views Of Ulama Of Amuntai Tengah District. MAQASID, 12(1).

Al-Juzairi, S. A. (2021). Fiqih Empat Mazhab. Jakarta: Pustaka Al-Kausar.

Al-Malibariy, S. Z. (1980). Syaikh Zainuddin ‘Abdul Aziz Al-Malibariy, Terjemah Fathul Mu’in, Jilid 3, Cet 1, (Kudus: Menara Kudus, 1980. Kudus: Menara Kudus.

Amalia, J. d. (2016). Buku Ajar Hukum Perkawinan. Sulawesi: Unimal Press.

Armansyah, A. (2018). Batasan Nafkah yang Wajib Diserahkan Seorang Suami Kepada Istri. SANGAJI: Jurnal Pemikiran Syariah dan Hukum, 2(2), 183-201.

Asy-Shidiqi, H. (1998). Hukum Hukum Fiqih Islam. Jakarta: Buan Bintang.

Az-Zuhaili, W. (2011). Fiqih Islam Wa Adillahtuhu Jilid 9. Jakarta: Gema Insani.

Baihaqi, Y. (2017). Moderasi Hukum Keluarga dalam Perspektif Al Qur’an. Istinbath.

Dewi Ulfa Lailatul Fitria, a. F. (2021). Problematika Poligami di Negara Turki. slamic Law: Jurnal Siyasah.

Dina, N. (2020). Kewajiban Istri Terhadap Suami Dalam Perspektif Hadis. Holistic al-Hadis.

Fahmi, M. N., & Ashari, W. S. (2022). Peran Syariat Poligami Dalam Mengatasi Problematika Hidup Wanita Pasca Perceraian Dan Kematian Suami. Al-Majaalis, 9(2), 205-231.

Fathoni, M. N., & Hidayah, A. (2023). The Concept Of Ta'aruf And Its Impact After Marriage: Case Study At The Taklim Council Of Kasypul Anwar, Indonesia. ALFIQH Islamic Law Review Journal, 2(1), 37-51.

Fauzi, R., & Winata, M. (2021). Pelaksanaan Poligami Berdasarkan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 Tentang Perkawinan. El-Ahli: Jurnal Hukum Keluarga Islam, 2(1), 9-25.

Fuaddi, H. (2019). Nafkah Wajib Menurut Pemikiran Yusuf Al-Qardhawi Dalam Perspektif Maqasyid Asy Syari’ah. Hukum Islam, 19(1), 44-62.

Ghazaly, A. R. (2019). Fikih Munakahat. Jakarta: Prenada Media.

Hafidzi, A. (2017). Prasyarat Poligami Dalam Kitab Fiqih Islam Dan Kompilasi Hukum Islam Perspektif Maslahah Mursalah. Al-Daulah: Jurnal Hukum Dan Perundangan Islam, 7(2), 366-392.

Hajar, H. (2023). Nafkah Madhiyah Perspektif Imam Empat Mazhab. Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan, 17(5), 3779-3796.

Hidayah, A. (2023). Scholar's Perspective on Wives as Family Breadwinners During The Covid-19 Pandemic. An-Nisa': Journal of Gender Studies, 16(1), 43-58.

Hidayatulloh, H. (2015). Adil Dalam Poligami Perspektif Ibnu Hazm. Religi: Jurnal Studi Islam, 6(2), 207-236.

Humaidi, M. (2021). Pengantar Ilmu Ushul Fiqh: Periodisasi, Sumber, dan Metode Istinbath Hukum. Jakarta: Penerbit NEM.

Humairoh, R. (2020). Aturan Poligami dalam Perundang-Undangan di Indonesia: Studi atas Pandangan Aktivis Perempuan pada Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) di Yogyakarta. Asy-Syir'ah: Jurnal Ilmu Syari'ah dan Hukum, 54(1), 105-128.

Kasanova, A. A., & Sukardi, I. (2022). Konsep Nafkah Bagi Suami Pra Baligh Perspektif Imam Syafi’i. Nusantara: Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial, 9(2), 331-342.

Muhammad Zainuddin Sunarto, a. Z. (2021). Nikah Misyar; Aspek Maslahah Dan Mafsadah. Media Bina Ilmiah.

Muzammil, I. (2019). Fiqih Munakahat Hukum Perkawinan Dalam Islam. Kota Tanggerang: Tira Smart.

Permana, D. Y. (2023). Hak & Kewajiban Suami Istri. Jakarta: Hukum Keluarga Islam.

Putra, B. J. (2022). The Meaning of Justice in Polygamy from the Perspective of Tafsir and Islamic Scholars. Jurnal Multidisiplin Madani, 2(12), 4274-4283.

Putra, M. Y., & Lestania, M. (2023). Konsep Adil Berpoligami Dalam Kitab Bulughul Maram Min Adillatil Ahkam Karya Ibnu Hajar Al-Asqalany. Sangaji: Jurnal Pemikiran Syariah dan Hukum, 7(1), 49-67.

Ramadhan, A. R. (2023). Harmonisasi Hukum Positif Dan Fikih Pernikahan Dalam Praktik Penggabungan Tempat Tinggal Pada Rumah Tangga Poligami. Jurnal Al-Ma'lumat: Jurnal Ilmu-Ilmu KeIslaman.

Rohman, S. (2021). Keadilan dalam Poligami Perspektif Imam Syafi’i. Jakarta: Gema Insani.

Sabiq, S. (1986). Fiqih Sunnah. Bandung: Alma dan pos.

Sayyidah, S., Rahman, I. K., & Ramly, A. T. (2021). Konsep Keadilan Dalam Poligami Menurut Agama Islam. Diversity: Jurnal Ilmiah Pascasarjana, 1(1).

Setiyanto, D. A. (2017). Poligami dalam perspektif filsafat hukum islam (kritik terhadap hukum perkawinan di indonesia. Al-Ahwal: Jurnal Hukum Keluarga Islam.

Sofyan, A. (2016). Analisis Pemikiran Musdah Mulia Terhadap Keharaman Poligami. Bil Dalil: Jurnal Hukum Keluarga Islam.

Suaidi, S. (2023). Dinamika Psikologis Perkawinan Poligami (Menyingkap Suasana Batin Isteri Yang Dipoligami. Mandub: Jurnal Politik, Sosial, Hukum dan Humaniora.

Supangat, A. (2021). Konsep Adil Dalam Poligami Menurut Hukum Islam. At-Tawazun, Journal of Islamic Economics.

Syafi’I, I. (2017). Al-Umm. Jakarta: Pustaka Azzam.

Wafa, M. A. (2018). Hukum Perkawinan di Indonesia. Tanggerang Selatan: Yasmi.

Warni, W. T. (2019). Perkawinan Poligami Menurut Huk Um Islam Dan Perundang-Undangan Di Indonesia (Studi Kasus Pelaku Poligami di Desa Paningkiran dan Desa Sepat Kec. Sumberjaya Kab. Majalengka)." Diponegoro L. Diponegoro Law Journal.

Zulkarnain, M. F. (2020). Adil Dalam Poligami Menurut Imam Madzhab (Metode Istinbath Hukum dan Argumentasinya Masing-Masing). Al-Wathan: Jurnal Ilmu Syariah, 21-38.

Published

2023-12-31

How to Cite

Siti Saidatina, & Ahdiyatul Hidayah. (2023). The Concept of Justice As A Requirement For Polygamy According To The Imam Syafi’i Mazhab. Jurnal Al-Fikrah, 12(2), 206-218. https://doi.org/10.54621/jiaf.v12i2.680